SIGLI, WARTA NASIONAL – Tiga bersaudara asal Pidie mencuri perhatian setelah memborong lima trofi dalam satu hari pada Sabtu (19/9/2026). Prestasi tersebut diraih dalam rangkaian Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XI Kabupaten Pidie dan Lomba Apresiasi Kementerian Agama (Kemenag) Pidie Gugus 3.
Ketiga bersaudara itu merupakan anak pasangan Ustadz Azhar Kiran, M.Pd., dan Siska Rahmah, S.Pd. Mereka adalah M. Waliyul Azka, Naura Azkiya Zafina, dan M. Hafidhul Azka.
Pencapaian tersebut berlangsung bertepatan dengan peringatan Uroe Lahe atau Hari Jadi Kabupaten Pidie ke-515 serta penutupan FASI XI Kabupaten Pidie.
Satu Hari, Lima Trofi
M. Waliyul Azka atau yang akrab disapa Bang Wali menjadi penyumbang trofi terbanyak. Siswa kelas 6 MIN 40 Pidie itu membawa pulang tiga penghargaan.
Ia meraih Juara 1 Khattil Qur’an Hiasan Mushaf Putra pada FASI XI Kabupaten Pidie mewakili TPA Darul Athfalil Muta’allimin.
Waliyul juga meraih Juara 2 Ceramah Agama Islam tingkat Kabupaten Pidie melalui materi bertema “Cerdas Menggunakan Media Sosial”.
Satu penghargaan lainnya adalah Juara 2 Tilawah Putra dalam Lomba Apresiasi Kemenag Pidie Gugus 3 dengan membawa nama MIN 40 Pidie.
Sementara sang kakak, Naura Azkiya Zafina, meraih Juara 1 Khattil Qur’an Hiasan Mushaf TQA Putri pada FASI XI Kabupaten Pidie.
Adapun M. Hafidhul Azka, siswa kelas 5 MIN 40 Pidie, meraih Juara 3 Khattil Quran Naskah dalam Lomba Apresiasi Kemenag Pidie Gugus 3.
Bukan Prestasi Sekali Jadi
Lima trofi yang diraih dalam satu hari tersebut merupakan bagian dari rangkaian prestasi yang telah dikoleksi ketiga bersaudara itu dalam berbagai ajang.
Naura, sebagai anak tertua, tercatat memiliki prestasi di bidang kaligrafi dan kemampuan berbahasa. Pada seleksi MTQ Kabupaten Pidie Jaya 2025, ia meraih Juara Harapan I Khattil Quran Dekorasi Putri.
Pada HUT Kabupaten Pidie Jaya ke-19 tahun 2026, Naura juga meraih Juara Harapan II Lomba Pidato Bahasa Inggris tingkat SMP/MTs.
Sementara Waliyul memiliki rekam prestasi di bidang keagamaan, bahasa, seni hingga akademik. Pada HUT Kabupaten Pidie Jaya ke-19, ia meraih Juara 1 Pidato Bahasa Arab tingkat SD/MI.
Dalam Festival Ramadhan Produktif & Ceria Fase II pada Maret 2026, Waliyul juga meraih sejumlah penghargaan, yakni Juara 1 Tartil, Tilawah, Qasidah dan Pidato Bahasa Arab, serta Juara 2 Pidato Bahasa Inggris dan Juara 3 Pidato Bahasa Indonesia.
Ia juga pernah meraih Juara 2 Pidato Bahasa Arab pada Milad dan MTQ Darussa’adah Wilayah I Aceh ke-58 serta Juara 1 Lomba Azan Festival Cahaya Lebaran I ISJAYA.
Di bidang akademik, Waliyul meraih Juara 3 Matematika Ekstrakurikuler MIN 40 Pidie tahun ajaran 2025/2026.
Prestasi lainnya antara lain Juara Harapan I Tilawah Kanak-Kanak Putra pada seleksi MTQ Kabupaten Pidie Jaya 2025, Juara 3 Menggambar tingkat SD/MI pada Casablanca 2025, serta Juara 3 Tilawah pada Smart & Challenge Days SMPN Unggul Sigli edisi X dan XI.
Pada MTQ XXXVII Kabupaten Pidie 2024, Waliyul juga tercatat sebagai peserta termuda pada cabang Khat Kontemporer saat berusia 10 tahun.
Sang Adik Ikuti Jejak
M. Hafidhul Azka juga memiliki rekam prestasi di bidang akademik, bahasa, seni dan keagamaan.
Pada tahun ajaran 2025/2026, ia meraih Juara 2 Matematika Ekstrakurikuler MIN 40 Pidie.
Dalam Milad dan MTQ Darussa’adah Wilayah I Aceh ke-58 tahun 2026, Hafidhul meraih Juara Harapan I Pidato Bahasa Inggris Putra tingkat ‘Asjady.
Ia juga meraih Juara Harapan I Khattil Quran Dekorasi Putra pada seleksi MTQ Kabupaten Pidie Jaya 2025.
Sementara pada Festival Ramadhan 2026, Hafidhul meraih Juara 1 Pidato Bahasa Inggris serta tiga gelar Juara 2 masing-masing pada cabang Tartil, Tilawah dan Qasidah.
Rangkaian prestasi tersebut tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan sejak dini, antara lain melalui TPA Darul Athfalil Muta’allimin dan MIN 40 Pidie.
Prestasi Keluarga Jadi Inspirasi
Pencapaian tiga bersaudara tersebut kemudian mendapat perhatian dari masyarakat di media sosial. Foto keluarga dengan sejumlah trofi prestasi turut memancing beragam komentar positif dari warganet.
Namun, di balik deretan piala tersebut, pencapaian mereka menunjukkan bahwa prestasi anak dapat berkembang melalui kombinasi pendidikan formal, pembinaan keagamaan, kegiatan ekstrakurikuler serta dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan.
Bagi keluarga Azhar Kiran dan Siska Rahmah, lima trofi yang diraih dalam satu hari bukan sekadar koleksi penghargaan. Momen tersebut menjadi catatan perjalanan pendidikan tiga bersaudara yang terus mengembangkan kemampuan di berbagai bidang.
Dari kaligrafi, tilawah dan dakwah hingga matematika serta bahasa asing, tiga bersaudara ini menunjukkan bahwa ruang prestasi anak dapat tumbuh dari banyak jalur sekaligus.








Berita Terbaru
Usai Sindir Korban Keracunan MBG di Karo, Pegawai SPPG di Bantul Dipecat
Moskow Dihujani 1.600 Drone, Rusia Ancam Balas dengan Serangan Lebih Gencar ke Kyiv
DPR Setuju BGN Dapat Rp240 T, Padahal Purbaya Mau Potong di Bawah Rp200 T
Reuters: Purbaya Dipecat setelah Bentrok dengan Dirjen Bea Cukai Eks Tim Mawar Kolega Prabowo
Presiden Perintahkan Verifikasi Korporasi Penyebab Karhutla, Izin Bisa Dicabut
Orang Kepercayaannya Diciduk KPK, Menteri ATR/BPN Harap-harap Cemas