SUMUT, WARTA NASIONAL – Dalam rangkaian kegiatan sepanjang Juli hingga September 2026, Pelaksana Tugas Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, S.H., berupaya memastikan pemerintahan tetap berjalan dan hadir menjawab kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan pelayanan publik, pembangunan, tata kelola pemerintahan, perekonomian, kehidupan keagamaan, serta hubungan sosial dan kemasyarakatan.
Di bidang pembangunan dan pelayanan dasar, Tiorita meninjau perbaikan Jalan Kampung Nangka–Kepala Sungai di Kecamatan Secanggang serta kondisi jalan amblas akibat longsor di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai. Ia juga melakukan inspeksi ke RSUD Tanjung Pura untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal serta mendatangi SPBU Perdamaian, Stabat, guna mencari solusi atas antrean kendaraan akibat kelangkaan bahan bakar minyak.
Perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan diwujudkan melalui penyerahan rumah layak huni kepada warga Desa Pematang Serai dan pengawalan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir. Pemerintah Kabupaten Langkat juga mendorong kesiapsiagaan bencana melalui pembahasan Program Kampung Rescue bersama Basarnas serta memperkuat perlindungan anak dan generasi muda melalui peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Anti Narkoba Internasional.

Dalam bidang pemerintahan, Plt. Bupati melakukan penertiban kendaraan dinas, mendorong percepatan pelaksanaan program dan anggaran, serta memperkuat tata kelola perencanaan, penganggaran, dan pengadaan barang dan jasa. Transformasi pelayanan turut dilakukan melalui optimalisasi Katalog Elektronik dan peluncuran Lintas Prima, layanan terintegrasi untuk perekaman KTP elektronik serta penerbitan akta kelahiran dan akta kematian.
Pemerintah Kabupaten Langkat juga terus membangun hubungan dengan pemerintah pusat dan dunia usaha. Pertemuan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral membahas penataan pengelolaan sumur minyak masyarakat agar berjalan legal, tertib, dan memberikan manfaat ekonomi. Kepatuhan PT Hutama Karya dan PT Pertamina dalam memenuhi kewajiban PBB-P2 turut diapresiasi karena pajak daerah menjadi salah satu penopang pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Penguatan perekonomian dilakukan dengan mendorong UMKM naik kelas, mempercepat sertifikasi halal, mempromosikan produk unggulan daerah, serta mengembangkan pengelolaan sampah organik melalui program LIGAT. Di sektor pertanian, kegiatan panen raya jagung dan dukungan terhadap program swasembada pangan menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas petani dan ketahanan pangan daerah.

Pada bidang keagamaan dan kemasyarakatan, Tiorita mendukung kegiatan pengajian, pelaksanaan MTQ, percepatan sertifikasi tanah wakaf, serta kerja sama di bidang pendidikan lintas agama. Komunikasi juga diperkuat bersama Kesultanan Negeri Langkat, Kerapatan Adat, MABMI, Persadaan Merga Silima, organisasi pemuda, dan berbagai unsur masyarakat untuk menjaga persatuan serta melestarikan kebudayaan daerah.
Rangkaian kerja tersebut tidak berarti seluruh persoalan telah terselesaikan. Pembangunan infrastruktur, pemerataan pelayanan, penguatan ekonomi, dan perlindungan masyarakat masih memerlukan kerja berkelanjutan. Namun, berbagai langkah yang telah dilakukan menunjukkan upaya Plt. Bupati Langkat menjaga pemerintahan tetap bergerak, mendengar kebutuhan warga, dan memastikan setiap kebijakan diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebab, bagi masyarakat, kehadiran pemerintah tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari jalan yang kembali dapat dilalui, pelayanan yang semakin mudah, rumah yang lebih layak, usaha yang memiliki kesempatan berkembang, serta harapan yang tetap terjaga.
Transparansi Artikel
Diperiksa oleh: Redaksi

Berita Terbaru
Tiga Bersaudara di Pidie Borong 5 Trofi dalam Sehari, Prestasi Keluarga Ini Bikin Kagum
Usai Sindir Korban Keracunan MBG di Karo, Pegawai SPPG di Bantul Dipecat
Moskow Dihujani 1.600 Drone, Rusia Ancam Balas dengan Serangan Lebih Gencar ke Kyiv
DPR Setuju BGN Dapat Rp240 T, Padahal Purbaya Mau Potong di Bawah Rp200 T
Reuters: Purbaya Dipecat setelah Bentrok dengan Dirjen Bea Cukai Eks Tim Mawar Kolega Prabowo
Presiden Perintahkan Verifikasi Korporasi Penyebab Karhutla, Izin Bisa Dicabut