BATU BARA | Warta Nasional, Penggunaan Aplikasi yang dipakai oleh seluruh Desa se-Kabupaten Batu Bara hingga kini jadi pertanyaan?, Pasalnya kuat dugaan pengadaan tersebut terindikasi melakukan perbuatan melawan hukum.
Informasi yang didapatkan pengadaan Aplikasi ini dengan harga yang sangiiat Fantastis dengan menelan biaya Dana Desa TA 2020 sebesar Rp 7.000.000 (Tujuh Juta Rupiah).
Terpisah, Camat Tanjung Tiram Junaidi, SH dikonfirmasi terkait Aplikasi Website OpenSIDesa jadi ajang bisnis yang diperbincangkan warga apakah Camat Tanjung Tiram mengetahuinya?. Iii
Junaidi, SH mengatakan dengan tegas, informasi ini baru diketahuinya atas konfirmasi Aliansi Pers Batu Bara (APBB), bahwa Aplikasi Website OpenSID jadi ajang bisnis, diulanginya baru ini dirinya mengetahui dan persisnya belum pernah mendapat informasi tersebut.
Sisi lain, Admin Aplikasi OpenSID inisial Rudi warga Desa Guntung Kecamatan Tanjung Tiram, ketika dikonfirmasi APBB, yang juga merupakan admin tidak dapat menjawab dengan menolak panggilan seluler dari Aliansi APBB selaku penghubung nomor pribadinya.
Untuk itu Aliansi Pers Batu Bara (APBB) meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar dapat menindak para mafia anggaran dari Dana Desa tersebut. (Red),











