www.domainesia.com
Batu Bara

Siswa SD Diduga Dianiaya Berulang Kali, Keluarga Minta Oknum Guru SD Negeri Diproses Hukum

×

Siswa SD Diduga Dianiaya Berulang Kali, Keluarga Minta Oknum Guru SD Negeri Diproses Hukum

Sebarkan artikel ini
BATU BARA | Warta Nasional, Oknum Guru UPTD SD Negeri 05 Desa Mesjid Lama Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara diduga melakukan penganiayaan fisik kepada siswa kelas V SD berinisial R. Menurut pengakuan korban R perbuatan ini bukan sekali dilakukan gurunya, bahkan berulang kali. Hal ini dikatakan korban R kepada wartawan, Sabtu (18/3/2023). 

Menurut penuturan R, awal terjadinya kekerasan tersebut oleh oknum Guru UPTD SD Negeri 05 Desa Mesjid Lama terhadap R disebabkan salah menuliskan jawaban tugas yang diberikan oleh oknum guru terhadap korban R. 

Setelah R menunjukkan hasil jawaban tugasnya kepada oknum guru tersebut, langsung guru nya menggoreskan pulpen ke wajah R di pipi atas sebelah kiri. Dengan perasaan ketakutan gurunya langsung mencari obat luka Betadine, dan minta oleskan ke wajah R,” ujarnya. 

“Ini yang paling parah Pak, sebelumnya hanya dipukul dibagian kepala, bagian belakang dan tangan dengan menggunakan rol penggaris dan buku, ini terjadi juga kepada siswa lainnya,” ucap R yang juga ingin bercita-cita menjadi seorang guru itu. 

Sementara itu, pulang dari sekolah melihat muka anaknya luka, Sofyan orang tua korban sempat terperanjat langsung melaporkan ke Polres Batu Bara, sebelumnnya Sofyan pun melaporkan ke Kepala desa Mesjid Lama Kecamatan Talawi. 

Ditempat lain, Kades Desa Mesjid Lama Abdullah Sani saat awak media minta keterangannya ia menyampaikan bahwa sudah berkoordinasi dengan kedua belah pihak yaitu korban dan pelaku, namun orang tua korban tidak merasa puas dengan perdamaian, disebabkan nilai perdamaian itu tidak memuaskan untuk nilai perobatan dan harga dirinya, ujar kades Sani. 

Disamping itu, saat dikonfirmasi kepala sekolah tidak ada diruangan dan coba di telpon berulang kali tidak dapat dihubungi, bahkan melalui WhatsApp tidak dibalas.

Saat awak media sambangi sekolah. Dan oknum guru yang diduga melakukan kekerasan tidak dapat temukan.

Ditempat berbeda, Fitri Kepala Sekolah UPT SD 05 Mesjid Lama memberikan klarifikasi terkait kekerasan rekannya, ia menjelaskan bahwa hal itu cuma perkara biasa bukan di tusuk, bahkan ia heran muka Siswa tersebut bisa luka. 

Saat awak media tunjukkan foto muka siswa dalam keadaan luka, kepala sekolah tersebut, beralih pembicaraan, “Saya baru 5 bulan kerja pak, dan Saya tidak mengetahui kejadian itu sebab Saya bimtek diluar,” ujar Fitri, 

Pantauan wartawan, hingga berita ini ditayangkan, keluarga korban sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Batu Bara, (Red).