www.domainesia.com
Batu Bara

Sejumlah Sawah di Batu Bara Alami Kekeringan, Pemerintah Diminta Turun Tangan

×

Sejumlah Sawah di Batu Bara Alami Kekeringan, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
BATU BARA | Warta Nasional, Kekeringan sawah pertanian di Dusun III Desa Perkotaan bersama 12 desa lainnya di kecamatan Air Putih dan Sei Suka Kabupaten Batu Bara makin memprihatinkan. Hal tersebut dikatakan Hendra Kades Perkotaan kecamatan Air Putih pada Selasa (27/01/2026). 
Kades Desa Perkotaan Hendra (43) menuturkan saat ini ada 18 hektar lebih sawah mengalami kekeringan di wilayah kecamatan Air Putih dan Sei Suka. 
Kekeringan terjadi di 12 Desa akibat debit aliran air tidak mengalir dari sungai Limpasan Rahmania dan Hulu Sungai Tanjung Sei Manggar yang perlu dilakukan normalisasi. 
Menurut Kades Henda, kejadian tersebut sudah berlangsung selama 2 musim tanam dan paling parah dalam sebulan ini, sebelumnya 1 rante dapat dihasilkan 3 goni gabah rata-rata 90 kg pergoni. 
Hendra berharap kepada pemerintah agar turun tangan melakukan normalisasi sungai agar aliran air dapat mengaliri sawah warga.
“Selama ini ada air banjir yang membantu pengairan sawah warga, namun musin kemarau ini kami mengalami kekeringan, dan kondisi ini ada warga yang terlanjur dan membiarkan tanaman padi setelah di tanam karena sulitnya air” ungkapnya. 
Ia juga mengungkapkan kepada Dinas Pertanian agar dapat menurunkan alat berat untuk normalisasi pasir sekaligus menggeser sedimen dan membuat jalur air agar mengalir ke sawah, jelas Hendra. 
Sementara itu, Yayasan Masyarakat Pelestari Lingkungan (MAPEL) Kabupaten Batu Bara meminta Bupati Batu Bara segera melakukan evaluasi kinerja Kadis Pertanian Kabupaten Batu Bara. 
Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan MAPEL Ramadhan Zuhri, SH saat berada lokasi kekeringan sawah di Dusun III Desa Perkotaan kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara pada, Selasa (27/01/2026). 
Evaluasi tersebut pantas diberikan kepada Kadis Pertanian karena dinilai lamban menanggapi permasalahan para petani yang berada diwilayah Kabupaten Batu Bara. 
“MAPEL minta Bupati Batu Bara agar mencopot jabatan Ir. Susilistiawati Ritonga, M.Si sebagai kepala dinas Pertanian Batu Bara, karena dinilai tidak mampu menjalankan tupoksi terhadap petani” ungkapnya. 
Selain itu, Ketua Yayasan MAPEL Ramadhan Zuhri meminta agar Pemkab Batu Bara melalui Pemprovsu, serta Kementerian Pertanian agar segera memberikan solusi terhadap 12 Desa yang terdampak kekeringan sawah tanaman padi  yang berada di dua Kecamatan yaitu Air Putih dan Sei Suka kabupaten Batu Bara. 
“Kekeringan ini sangat rentan sekali terjadi gagal tanam/ panen bagi para Petani, demi mewujudkan program Presiden RI Prabowo Subianto terkait swasembada dan ketahanan pangan, harus segera diatasi” sebutnya. (RZ),