SUMUT | Warta Nasional, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta semua lembaga pendidikan yang mencetak para penghafal Alquran (hafiz), untuk memikirkan dan mempersiapkan generasi yang juga memiliki keterampilan khusus dalam urusan pekerjaan.
Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat menghadiri sekaligus meresmikan pemakaian Masjid Ar-Rahman Komplek Pesantren Zawiyatul Huffazh, di Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Rabu (22/3/2023).
Hadir diantaranya Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis, penceramah Ustaz Abdul Latif Khan, Pengasuh Pesantren Khairul Anwar Saragih, para pengurus pesantren, orang tua santri, serta pejabat setempat dan puluhan santri.
“Saya yakin, begitu melihat masjid, pasti ada sesuatu. Apalagi yang diundang langsung adalah Gubernur, tentu kita jadikan ini perhatian,” ujar Gubernur, yang mengapresiasi upaya pesantren yang terus melahirkan para hafiz dimanapun berada.
Keistimewaan para hafiz/hafizah, menurut Gubernur, sangat banyak. Sebab ia mendapatkan kedudukan yang tinggi dalam pandangan Allah SWT, sebagaimana mereka pasti mencintai Kalamullah (perkataan Allah). Sedangkan Allah sangat mencintai mereka yang cinta pada kalam-Nya.
Karenanya, setelah menjadi penghafal Alquran, Gubernur berharap, lembaga pendidikan juga menyiapkan programnya untuk memberikan ilmu duniawi, sehingga para hafiz/hafizah memiliki keterampilan khusus, pekerjaan atau profesi.
Usai sambutan, Gubernur kemudian menandatangani prasasti dan memasuki Masjid Ar-Rahman yang sudah bisa digunakan untuk ibadah salat. Sembari melihat kondisi sekeliling yang perlu penambahan atau penyempurnaan, (Red).


