BATU BARA | Warta Nasional, Dalam waktu dekat masyarakat yang menamakan dirinya DPW Rumban Sumut akan melaksanakan Unjukrasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Hal ini dikatakan oleh pentolan Gabungan Awak Media (GAM) Batu Bara M Azwar di Lima Puluh, Jumat (15/12/2023).
Seruan aksi yang beredar meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk mengaudit khusus Kepala BKAD Kabupaten Batu Bara terkait dugaan korupsi belanja perjalanan dinas dan bantuan tahun 2021 sebesar 179 Miliar dan belanja tak terduga tahun 2021 sebesar 14 Miliar, ujar Azwar.
Dalam seruan itu juga meminta Kajati Sumut untuk mengusut dugaan Korupsi pada BKAD Batu Bara dan meminta diadili oknum-oknum yang terlibat dalam dugaan tersebut.
Selain itu, seruan massa juga meminta Polda Sumut mengusut tuntas adanya dugaaan kebocoran data SP2D yang dinilai dokumen rahasia negara, papar Azwar.
“Masyarakat mulai resah dengan kondisi Kabupaten Batu Bara saat ini, dengan keuangan Pemkab Batu Bara yang diketahui defisit anggaran, namun ada dugaan korupsi terjadi dinas BKAD Batu Bara tahun 2021, dan rencana aksi akan digelar pada 18 Desember 2023 didua titik yaitu Kejatisu dan Mapoldasu,” tutup Azwar yang juga merupakan pengurus GAM Batu Bara. (Ar),



