BATU BARA | Warta Nasional, 13 Pengurus Masyarakat Pelestari Lingkungan (MAPEL) Kabupaten Batu Bara resmi dikukuhkan oleh Katua MAPEL Sumatera Utara H. Dahnil Ginting. Pengukuhan berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Batu Bara Komplek Inalum kecamatan Sei Suka pada Senin (23/12/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian didampingi Wakil Bupati Syafrizal, Ketua Dewan Pembina Khairul Muslim, Dewan Pengawas H. Yusriadi Sitorus dan Kadis Perumahan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) langsung hadir menyaksikan pelantikan.
Dalam sambutannya Dewan Pembina MAPEL Kabupaten Batu Bara Drs. Khairul Muslim mengatakan inilah momentum di saat kita diterpa banjir, informasi yang beredar akibat kerusakan lingkungan, keberadaan MAPEL ini dapat mengatasi sekaligus mencegah kerusakan lingkungan lebih parah khususnya di Kabupaten Batu Bara.
Khairul Muslim berharap MAPEL sebagai semangat baru dapat mengatasi dampak lebih luas yang disebabkan kerusakan lingkungan, sehingga banjir dan kondisi gejala alam lainnya dapat dicegah.
Selain itu, ia berharap keberadaan MAPEL di Kabupaten Batu Bara dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemkab Batu Bara, dan MAPEL tentu bertanggung jawab menjaga lingkungan.
“Mudah-mudahan langkah dan perjuangan kita ini mendapatkan petunjuk dan hidayah dari Allah SWT, selamat bekerja para pengurus dalam melestarikan lingkungan” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua MAPEL Sumatera Utara M. Dahnil Ginting yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang menjelaskan untuk menjaga lingkungan dibutuhkan kerja keras dan sinergi semua pihak, tidak hanya pemerintah namun perlu lembaga penggiat lingkungan, ujarnya.
Selanjutnya, MAPEL hadir memberikan pemahaman bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggungjawab masyarakat demi keberlangsungan hidup manusia, ujarnya.
“Tolonglah teruslah lestarikan lingkungan. Kita memahami kenapa terjadi banjir bandang itu karena lingkungan dan ekosistem sudah rusak, untuk mencegahnya diperlukan tindakan yang masif, pencegahan erosi dan abrasi itu tugas kita, segera perbanyak tanam pohon untuk mencegahnya” sebut Ketua MAPEL Sumut.
Disamping itu, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian mengajak MAPEL bekerjasama dengan Pemkab Batu Bara, segera cek semua apakah industri yang berdiri sesuai aturan atau dapat ada yang merusak lingkungan, ungkapnya.
“Kehadiran Industri pasti berdampak pada lingkungan, saya meyakini semuanya ini aktivis lingkungan yang paham bagaimana mengatasi agar tidak terjadi kerusakan yang lebih luas. Terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya dalam upaya menggelorakan selamatkan bumi dan lestarikan lingkungan” ujar Mantan Kadispora Sumut itu.
Selanjutnya, Bupati Baharuddin menyebutkan bahwa Pemkab Batu Bara melalui Dinas Perkim LH melakukan konsen dalam memelihara lingkungan, dan akan menanam 500 batang pohon dalam gerakan awal sebagai upaya pencegahan terjadinya banjir.
“Mana yang perlu kita lestarikan dan mana yang mau kita selamatkan harus menjadi konsen kita bersama. Ayo berkolaborasi dan bekerjasama. saya tunggu kerja kalian, bergerak bersama lakukan yang terbaik, mari berkolaborasi dengan Pemkab Batu Bara, yang pasti kami menunggu kerja kalian” tantang Baharuddin.
Tak lupa, Ketua MAPEL Batu Bara Ramadhan Zuhri menyampaikan bahwa keberadaan MAPEL Batu Bara merupakan dorongan semangat yang diberikan Dewan Pembina Khairul Muslim dan H. Yusriadi Sitorus untuk konsen menjaga lingkungan khususnya Kabupaten Batu Bara.
Kemudian ditambah dukungan Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara agar bersinergi dengan Pemkab Batu Bara dalam menjaga, melestarikan dan memlihara lingkungan, sehingga dalam perjalanan nantinya dapat berkoordinasi dalam perbaikan dan tata kelola lingkungan sejalan dengan visi misi Bupati Batu Bara. (Red),



