www.domainesia.com
Manca Negara

Jemaah Haji Kloter 11 KNO Ziarah Penyembelihan Hewan DAM Hudaibiyah

×

Jemaah Haji Kloter 11 KNO Ziarah Penyembelihan Hewan DAM Hudaibiyah

Sebarkan artikel ini
ARAB SAUDI | Warta Nasional, Usai thawaf umroh yang merupakan rangkaian haji Tamattu’, jemaah kloter 11 KNO Batubara, melakukan kunjungan ke tempat penyembelihan hewan Dam/ Umroh di Hudaibiyah, Rabu (29/05/2024). 

Dr. H.Muhammad Nasir, Lc, MA (KBIHU Al-Mukhlisin Batubara) didampingi Ketua Kloter Rahmad, SH.I mengatakan, dalam buku manasik Departemen Agama RI membayar atau membeli hewan untuk Dam bagi haji Tamattu dimulai saat selesai umroh tapi dianjurkan penyembelihan hewan Dam pada hari kesepuluh Zulhijjah sesudah melontarkan jamrah aqabah, ujarnya. 

Sementara, tujuannya agar jemaah mengetahui secara persis penyembelihan hewan Dam dan penyembelihan akan dikoordinir serta disaksikan perwakilan jemaah, namun minta TKHK Kloter 11 KNO Alamsyah harus sesuai protokol kesehatan.

Disamping itu, Bakhtiar Mogaza, S.Pd, M.Hum Petugas Haji Daerah (PHD) Kloter 11 KNO/ Ketua PD. IPHI Batubara menambahkan, banyak peristiwa Hudaibiyah yang dijadikan pembelajaran sebagai berikut, pada Tahun 628 masehi Rasulullah berangkat ke Makkah bersama 1400 kaum muslim menunaikan haji.

Namun pihak Quraisy menghalangi buat kondisi tidak kondusif, Rasulullah melalui Usman bin Affan melakukan diplomasi tidak diterima pihak Quraisy. Akhirnya Rasulullah memerintahkan Ali bin Abi Thalib bersama pihak Quraisy Suhail bin Amr, Markaz, Huwaitif membuat draf perjanjian Hudaibiyah. 

Akibat terjadinya penundaan  melaksanakan haji maka 1400 jemaah muslim yang ikut Rasulullah kehausan dan tidak air minum. 

Melalui kemu’zijatan Rasulullah melalui telunjuk manis air minum yang satu gelas dapat diminum semua jemaah (Kitab Muntahasul karangan Abdullah Al Lahdi).

Sedangkan menurut Prof. Dr Hasan Sazali PHD Kloter 11 KNO/ Dekan Fakultas Dakwah (FD), UIN SU  menyebutkan, pembelajaran yang dapat kita ambil sebagai jemaah haji kita tidak boleh memaksakan kehendak yang berlebihan dalam tatanan kehidupan tapi tidak kalah pentingnya faktor kemaslahatan diri, bangsa dan negara  dan kita yang sedang melaksanakan proses haji harus percaya diri dan sifat kemandirian bahwa Allah pasti memberi pertolongan bagi kita yang ikhlas menjalankan tugas, ujarnya. 

Dr. Ahmad Sempurna PHD Kloter 11 KNO juga menyampaikan, setelah ziarah ke lokasi penyembelihan hewan Dam, jemaah haji langsung menuju Mesjid Namirah terletak perbatasan Al Haram dan Arafah tepatnya arah Barat Jabal Rahmah singgah sholat dan makan bersama. 

“Dengan semangat talbiyah dan sinergitas Petugas Haji Daerah (PHD) Kloter 11 KNO bersama Karom, Karu  berangkat 9 bus dan pulang kembali ke Hotel Syishah penuh keceriaan dan keakraban,” ujarnya. (Red),