BATU BARA | Warta Nasional, Diakhir periodesasi kedua kepemimpinan Ketua PWI Batu Bara Alpian, S.Sos, MH.I dinilai berhasil mensukseskan agenda tahunan Family Gathering PWI Sumatera Utara, sebagai tuan rumah Kabupaten Batu Bara tentu menjadi perhatian khusus PWI Se-Sumatera Utara dan patut diberikan semacam award atau anugerah PWI.
Hal ini disampaikan Saufi salahsatu pengurus PWI Kota Tanjung Balai saat menghadiri Family Gathering dengan thema Sosialisasi Netralitas PWI Sumut dalam menghadapi Pemilu, yang diselenggarakan PWI Sumatera Utara di Singapore Land Waterpark Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (3/6/2023).
Selain itu menurutnya di Kabupaten Batu Bara sudah beberapa kali melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dibawah kepemimpinan Ketua PWI Batu Bara Alpian tentu perlu diapresiasi, sebab pekerjaan ini bukan mudah.
“PWI Batu Bara sudah beberapa kali melaksanakan UKW, kalau tak salah ada 4 kali, dan saya rasa terbanyak se-Sumut, dan UKW yang terakhir wartawan Kota Tanjung Balai ada beberapa yang ikut dan lulus, tentu perlu diapresiasi sebagai penghargaan ketua PWI yang berprestasi di Sumut,” ujarnya.
Disamping itu, Bupati Zahir menyebut begitu penting wartawan hadir untuk pembangunan, wartawan adalah sarana untuk pembangunan melalui berita-berita, dengan menyajikan berita yang positif maka investor dapat mendengarnya dan minta untuk membangun disuatu daerah, ujar Zahir.
“Makanya wartawan adalah mediatur untuk pembangunan nasional dan daerah, begitu pentingnya sumber daya wartawan diperkuat melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW),” jelas Bupati.
Selain itu dijelaskan Bupati Zahir, ada peraturan PWI dari pusat bahwa wartawan harus netral, menyajikan berita harus ditengah- tengah dan tidak boleh berpihak, tegasnya.
Ditempat yang sama, Ketua Umum PWI Atal S Depari menyebutkan bahwa Pers Nasional sangat berperan menyukseskan Pemilu. “Pers Nasional harus menjadi wasit yang adil. Netralitas pers dalam Pemilu 2024 harus benar-benar dijaga, tegaskan Atal Depari.
Menurut Atal, sebagai wartawan profesional, harus bisa bersikap netral. Wartawan hendaknya bisa menyaring dan memilah informasi mana yang sebaiknya disampaikan ke publik dengan tetap menjaga netralitas. “Sikap netral dalam pemberitaan Pemilu, sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ),” jelas Atal.
Selain itu dijelaskannya, pasal 1 KEJ menyatakan, wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang dan tidak beritikad buruk.
Kemudian menegaskan, bahwa pengurus PWI Pusat, PWI provinsi dan PWI Kabupaten tidak bisa terlibat parpol, tidak bisa mencaleg serta tidak bisa menjadi tim sukses. “Kalau mau mencaleg dan terlibat dalam pencalegan, silahkan mengundurkan diri,” tegas Atal.
Acara Family Gathering PWI Sumut berlangsung meriah diisi dengan penarikan lucky draw dengan berbagai hadiah menarik di antaranya, 2 sepeda motor, 3 unit sepeda lipat dan sepeda gunung, rice cooker, TV LED, Kipas Angin, Dispenser serta hadiah menarik lainnya.
Kegiatan ini turut dihadiri, ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, mewakili Kapolda Sumut, Pangdam diwakili Wakapendam, Gubernur Sumut diwakili Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus, Kapolres Batubara AKBP Jose DC Fernandes, SIK. Ketua DPRD Batubara M. Syafii, ketua Kadin Batubara OK Faizal, tokoh masyarakat Sumut Parlindungan Purba, para keluarga pengurus dan anggota PWI se-Sumut. (Red),



